Informasi Lengkap Terkait Fosil

Banyak hal yang dapat kita bahas ketika belajar sejarah. Selain peristiwa penting, sejarah juga mengenalkan kita akan peninggalan sejarah. Prasasti, bangunan bersejarah dan benteng merupakan beberapa contoh peninggalan sejarah yang ada hingga saat ini. Tidak hanya itu, fosil menjadi peninggalan sejarah lainnya yang terbentuk melalui sisa-sisa makhluk hidup. Sisa makhluk hidup tersebut kemudian tertutup sedimen sehingga dapat bertahan hingga saat ini. Agar dapat terjadi pemfosilan, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi seperti:

  1. Terjadi secara ilmiah
  2. Organisme memiliki bagian tubuh yang terasa keras
  3. Bebas dari bakteri pembusuk
  4. Mengalami pengawetan
  5. Umur melebihi 10.000 tahun

Proses Terbentuk dan Tempat Penemuan Fosil

Informasi Lengkap Terkait Fosil

Fosil sering ditemukan pada batuan endapan atau sedimen yang memiliki permukaan terbuka. Jika sisa makhluk hidup ditemukan pada batu karang, peninggalan sejarah ini disebut dengan fosiliferus. Tipe dari peninggalan ini bergantung pada tipe lingkungan yang diendapkan. Tempat yang paling banyak ditemukan sisa makhluk hidup dapat ditemukan di laut dangkal, garis pantai dan sedimen laut.

Selama pembentukannya, benda sejarah ini melalui proses penghancuran organisme yang telah mati. Kondisi ini sering terjadi pada tumbuhan dan hewan yang terkubur di kawasan bebas oksigen. Karena terbentuk secara alami, benda yang bersejarah ini jarang terawetkan dan mempertahankan bentuknya yang asli. Ada kasus yang muncul bahwa kandungan mineral dapat berubah-ubah berdasarkan dengan kandungan mineral yang dikandungnya atau sisi yang terlarut. Setelah itu, sisa yang terlarut tersebut akan tergantikan dengan cetakan. Untuk mengetahui sejarah batuan sedimen yang ada di bumi, fosil merupakan benda yang tepat untuk diteliti. Dari lapisan sedimen, peneliti dapat mengira umur dari lapisan sedimen tersebut. Subdivisi yang terjadi pada batuan dapat ditemukan melalui lapisan batuan.

Fosil Terkenal yang Pernah Ditemukan

Terkait Fosil

Melalui proses fosilisasi, material organik dapat diubah menjadi batuan. Dari batuan inilah, kita dapat memiliki pandangan sekilas mengenai manusia dan hewan yang pernah hidup ribuan tahun yang lalu. Meskipun begitu, tidak semua fosil dikenal baik oleh manusia. Untuk menilai apakah benda peninggalans ejarah ini memiliki nilai yang tinggi, ilmuan harus memperhatikan beberapa aspek penting. Dengan aspek inilah yang kelak membuat batu hasil fosilisasi ini dapat dikenal di seluruh dunia.

Nodosaurus menjadi kerangka dinosaurus terbaik yang dapat ditemukan. Dari sekian banyak kerangka dinosaurus yang pernah ditemukan, Nodosaurus merupakan kerangka yang paling lengkap. Dinosaurus ini mati sejak 110 juta lalu dan tentunya wujud dari dinosaurus tersebut tak sama ketika hewan ini masih hidup. Sebagian besar dari kerangka dinosaurus ini adakah gigi dan beberapa potongan tulang.  Pada saat meneliti kerangka binatang besar ini, kulit pelindung Nodosaurus berhasil ditemukan dengan baik. Bagian bawah kaki dari tulang Nodosaurus dapat dilihat degan jelas.

Temuan yang terkenal lainnya adalah ekor dinosaurus yang terdapat pada ambar. Hingga kini, sisa makhluk hiudp biasanya berupa batu dingin yang terasa keras. Peninggalan bersejarah kali ini sangat menakjubkan. Bagaimana tidak? Ada fosil ekor dari dinosaurus yang terdapat di dalam ambar. Bulu, tulang dan semua bagian ekor dinosaurus ditemukan pada ambar tersebut. Setelah diteliti dengan lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa temuannya kali ini merupakan ekor dinosaurus yang ukurannya serupa dengan burung pipit. Dari penemuan inilah, kita dapat mengetahui bahwa ada dinosaurus berukuran kecil yang pernah hidup.

Jejak kaki Laetoli menjadi penemuan terkenal yang pernah terjadi. Banyak kasus yang terjadi ketika proses penemuan sisa makhluk hidup membuat kita merasa penasaran bagaimana kehidupan di masa lalu. Jejak kali Laetoli menjelaskan kepada kita bahwa nenek moyang manusia pernah berjalan secaa bipedal. Sekitar 3,7 juta tahun yang lalu, manusia pernah berjalan dengan cara ini. Penemuan yang sangat luar biasa ini dihasilkan oleh Australopithecus afarensis. Ia berjalan di lapisan abu hasil dari letusan gunung berapi. Hujan membuat abu berubah menjadi tanah liat dan menyebabkan jejak kaki dapat ditemukan.

Bocah Turkana menjadi penemuan menakjubkan yang berasal dari 1,6 juta tahun yang lalu. Penemuan ini merupakan bagian dari Homo ergaster yang hampir lengkap. Kerangka ini bahkan digadang-gadang sebagai kerangka pra sejarah yang paling lengkap. Kerangka yang lengkap ini disebut dengan bocah Turkana. Ditemukan pada tahun 1984 di daerah Kenya, kerangka ini memiliki tinggi 160 cm. Homo sapiens menjadi kerangka terkenal lainnya yang pernah ditemukan. Kerangka ini merupakan bentuk manusia modern yang ditemukan di kawasan penggalian Ethiopia. Pada saat itu, kerangka diprediksi berumur 130 tahun. Tidak hanya itu, Lucy merupakan bagian kerangka terkenal lainnya yang pernah ditemukan. Kerangka dari manusia berjalan tegak ini ditemukan pada tahun 1974. Otak yang dimiliki oleh Lucy memiliki ukuran yang serupa dengan simpanse.