Naskah Kuno Menakjubkan di Dunia

Sebelum ditemukannya kertas oleh bangsa Cina, manusia yang hidup di masa lampau melakukan berbagai cara guna mendokumentasikan unsur kehidupan dan peristiwa yang terjadi. Sebagian besar naskah kuno yang berhasil ditemukan berupa lembaran atau gulungan kertas yang nantinya dibukukan. Isu dari naskah tersebut adalah manuskrip yang bertahan hingga kini yang menceritakan kehidupan dan ajaran religi yang dipeluk oleh manusia pada saat itu. Manuskrip yang bersejarah ini masih dapat kita saksikan hingga saat ini. Karena penampilan, isi dan makna dari manuskrip ini, naskah yang berasal dari ratusan hingga ribuan tahun ini mampu menggemparkan dunia.

Naskah Kuno Menakjubkan dan Mampu Menarik Perhatian Dunia

Naskah Kuno Menakjubkan di Dunia

Naskah Dunhuang merupakan salah satu naskah yang berhasil menarik perhatian masyarakat dunia. Naskah yang berisikan 20.000 gulngan ini ditemukan pertama kalinya di dalam gua Muguo Dunhuang. Setelah diteliti, naskah ini berasal dari abad kelima dan abad kesebelas. Hingga kini, naskah telah disimpan selama 900 tahun lebih. Isi sebagian besar dari naskah ini adalah pembahasan mengenai ajaran Budha. Selain itu, naskah juga menjelaskan ajaran Tao, teks Manichaen, Nestorian dan ajaran Kristen. Kita juga dapat menemukan tulisan lainnya yang berada di dalam naskah berupa ilmu pengetahuan, sastra, astronomi, matematika dan sejarah. Aspek penting yang dimiliki oleh naskah ini adalah kisah sastra rakyat yang berlangsung pada jamannya.

Naskah kuno lainnya yang menakjubkan dan berhasil menggemparkan perhatian dunia adalah Kangyur. Berbeda dengan naskah Dunhunang, naskah ini dibuat pada sembilan buah batu mulia. Orang Tibet pertama kalinya mengenal ajaran Shamanisme. Ajaran ini mereka peluk sejak abad kelima hingga abad kedelapan masehi. Ajaran Budha perlahan-lahan mulai berkembang hingga menembus kawasan Tibet. Pesan-pesan ajaran Budha ditulis pada sebuah naskah yang dikenal dengan naskah Kangyur. Naskah ini kemudian dibuat salinan dan diedarkan ke semua wilayah Tibet. Salah satu salinan dari naskah menakjubkan ini ditulis dengan menggunakan 9 buah batu mulia. Salinan ini menjadi satu-satunya salinan naskah yang ada di dunia. Batu mulia yang digunakan sebagai tinta pembuatan naskah adalah tembaga, baja, arang, mutiara, lapis lazuli, perak, emas, ibu mutiara dan pirus.

Emerald tablet merupakan batuan berwarna hijau bertulis yang berisikan rahasia alam semesta. Hingga kini, asal usul dari naskah ini belum diketahui dengan pasti. Banyak yang percaya bahwa Emerald tablet berasal dari makam di bawah sebuah patung Hermes. Naskah berada pada genggaman mayat Hermes Trismegistus. Ada juga legenda lainnya yang menyebutkan bahwa naskah menakjubkan ini merupakan tulisan anak pasangan Hawa dan Nabi Adam, Seth. Naskah ini memiliki pengaruh yang besar pada masa Renaissance dan abad pertengahan.

Naskah Kuno yang Berasal Dari Ribuan Tahun Lalu

Naskah Kuno

Semakin tua umur sebuah benda, semakin berharga nilai benda tersebut. Hal ini juga berlaku untuk sebuah naskah. Jika naskah telah berusia lebih dari ribuan tahun yang lalu, naskah tersebut menjadi barang langka yang tak ternilai. Tak mengherankan jika naskah yang berasal dari ribuan tahun yang lalu mampu menarik perhatian dunia karena keunikan yang dimilikinya. Gulungan Laut Mati merupakan naskah kuno paling terkenal di dunia. Keseluruhan isi dari naskah ini menggunakan bahasa Yunani, Aram dan Ibrani. Naskah yang bernilai sejarah ini pertama kalinya ditemukan pada tahun 1946. Naskah ditemukan oleh 3 orang pengembala Badui. Sejak saat itu, pencarian bagian naskah lainnya terus dilakukan hingga kini.

Injil Garima menjadi naskah berusia ribuan tahun lainnya yang menakjubkan untuk disimak. Naskah ini merupakan 2 buah buku Abba Garima Monastery yang berada di Ethiopia. Naskah ini sendiri merupakan versi lengkap dari sebuah manuskrip Kristen iluminati. Sumber mengatakan bahwa naskah ini dibuat pada tahun 330 masehi hingga 650 masehi. Naskah yang menakjubkan dunia lainnya adalah Nag Hammadi. Naskah ini ditemukan oleh seorang petani asal Mesir yang bernama Muhammad Al Samman. Naskah ini merupakan bagian dari 13 naskah yang tersimpan di sebuah tabung bersegel. Sebagain besar isi dari naskah ini adalah hal-hal yang berkaitan dengan ajaran gnostik.

Manuskrip dengan judul Pseudo Apuleius Herbarius menjadi naskah asal masa lampau yang disimpan oleh Universitas Leiden yang berada di Belanda. Pada manuskrip, kita dapat melihat informasi akan ilustrasi tumbuhan. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan herbal yang dapat dijadikan bahan obat. Tanaman herbal sendiri pernah berjaya pada abad pertengahan di Eropa. Naskah yang tersimpan di perpustakaan lainnya adalah Regula Sancti Benedicti. Sebelum disimpan di perpustakaan Oxford, naskah ini sebelumnya disimpan di dalam Katedral Worcester. Naskah ini berupa lembaran buku yang belum diketahui asalnya. Meskipun begitu, naskah yang menggemparkan dunia ini dipercaya berasal pada abad kesebelas hingga abad ketujuhbelas.